oleh

Instruksi Bupati Dan Kapolres Toraja Utara, Dilarang Membunyikan Kembang Api dan Berkerumun Saat Menyambut PergantianTahun

Lepongan News – Toraja Utara- Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan dan Kapolres AKBP Yudha Wirajati Kusuma melarang masyarakat untuk merayakan tahun baru 2021 dengan cara pesta kembang api.

Mengapa hal dilakukan! Adalah untuk menghindari kerumunan banyak orang yang sifatnya berkumpul,” ujar Kalatiku, Rabu (30/12/2020).

Dan yang sangat penting” untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19, apalagi penambahan kasus positif terus terjadi di Kabupaten Toraja Utara.

Larangan melakukan pesta kembang api sudah tertuang dalam Maklumat Bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Toraja Utara.

Dengan dikeluarkannya  beberapa aturan hendaknya diikuti masyarakat melalui Maklumat Bersama dan hasil rapat berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Maklumat Kapolri, Surat Edaran Menteri Kesehatan (Menkes), Surat Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov Sulsel dan Surat Edaran Bupati Toraja Utara.

Poin 5 tertulis petasan/kembang api dapat dibunyikan dengan keharusan dan mempertimbangkan resiko terhadap cederanya seseorang juga resiko kebakaran.

Setiap pelaku yang membunyikan  petasan harus bertanggungjawab atas segala resiko akibat dari petasan tersebut.

Aturan Maklumat Bersama berlaku tanggal 24 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021, agar dapat ditaati setiap masyarakat maupun wisatawan berkunjung ke Toraja Utara.

Larangan melakukan pesta kembang api apalagi mengumpulkan banyak orang juga tertuang dalam Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan libur natal tahun 2020 dan tahun baru tahun 2021.

Dan apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku .(*)

News Feed