oleh

Jelang Pergantian Tahun Polres Tana Toraja, Adakan Konferensi Pers’

 

Lepongan News.-Tana Toraja– Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tana AKBP Sarly Sollu.SIK.MH bersama dengan Kasatreskrim AKP Jon Paerunan dan Kasat Narkoba AKP Abner Sitorus,S.Sos.

Menggelar Konferensi Pers’ merealese hasil capaian kinerja Polres Tana Toraja sepanjang tahun 2020, Rabu (30/12/2020)

Dalam kesempatan itu Kapolres menyatakan selama tahun 2020 jumlah kejahatan di Tana Toraja 52% dari 347 kasus pada tahun 2019 dan untuk tahun 2020 sebanyak 180 Kasus.

“Dari 347 kasus yang dilaporkan pada tahun 2019 lalu, 288 diantaranya diselesaikan sementara pada tahun ini ada 180 kasus yang dilaporkan dan 147 kasus sudah diselesaikan,” Kata Kapolres Tana Toraja.

Sementara kasus kriminal yang terjadi pada tahun 2020 juga mengalami penurunan dibandingkan pada tahun 2019 lalu, dari 70 kasus yang ada 68 diantara diselesaikan, sedangkan untuk tahun 2020 sebanyak 49 kasus dan 28 sudah diselesaikan.

Secara keseluruhan tindak kriminalitas di Kabupaten Tana Toraja turun 70 % hanya kasus curas yang naik pada tahun ini sebanyak 1 Kasus sedangkan untuk tahun sebelumnya sama sekali tidak ada kasus mengenai curas,” Kata Kapolres.

Sedangkan untuk kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba pada tahun 2020 juga mengalami penurunan 10 kasus dan 12 tersangka.

Jumlah tersangka yang terlibat kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba pada tahun 2020 berjumlah 12 dengan rincian laki-laki 11, wanita 1 dengan jumlah barang bukti sabu sebanyak  10, 76 gram, ganja sebanyak 6, 83 gram dan ganja sintetis (Tembakau Gorila) 11,24 gram.

Untuk kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tana Toraja sepanjang tahun 2020 ini terjadi 29 kasus dengan korban meninggal 17 jiwa.

Dibandingkan dengan tahun 2019 dimana terjadi 80 kasus kecelakaan lalulintas dengan korban meninggal dunia 35 jiwa

Lanjut Sarly Sollu,kejadian Bunuh Diri sepanjang tahun 2020 tercatat sebanyak 14 kasus.

Tindak Pidana Persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang di tangani 0leh Unit PPA Sat Reskrim tahun 2020, sebanyak 23 kasus, dan 19 kasus  dilimpahkan ke kejaksaan.

Kapolres Tana Toraja AKBP. Sarly Sollu,
mengingatkan warga masyarakat melalui keterangan kepada awak media untuk tidak merayakan malam pergantian tahun dengan cara berpesta kembang api, arak- arakan, konvoi,karena hal tersebut dapat mengumpulkan orang banyak dan menyebarkan covid -19.

Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan di malam pergantian tahun dan terjadinya penyebaran virus covid-19
Kapolres Tana Toraja telah mengambil langkah -langkah antisipasi, diantaranya adalah Larangan penyalaan kembang api di seputaran Kolam Makale.“

Seputaran Kolam Makale jelang tutup tahun 2020 akan ditutup bagi masyarakat dan tidak digunakan sebagai tempat keramaian untuk pesta kembang api ataupun kegiatan yang lain yang dapat mengakibatkan adanya kerumunan masyarakat, ini demi kebaikan kita semua dimasa pandemi untuk memutuskan rantai penyebaran covid-19”.ungkapnya (Asry)

News Feed