oleh

Pejudi Sabung Ayam Berhasil Diciduk Polisi Pada Tiga Tempat Di Tana Toraja

Barang bukti yang disita polisi pada saat penggrebekan judi sabung ayam.

LeponganNews.com.Tana Toraja–Pemberantasan penyakit masyarakat judi sabung ayam oleh sat reskrim Polres Tana Toraja AKBP Sarly Sollu, judi adalah tindak pidana  bukan tradisi Toraja bermartabat.
Selasa,(17/11/2020).

Melalui jumpa pers kepolisian resort Tana Toraja(Polres) menyampaikan bahwa sejak tanggal 17 Oktober 2020 Polres Tana Toraja mulai melakukan upaya pembasmian penyakit masyarakat,kususnya masalah perjuadian.

Sehubungan dengan hal tersebut Polres Tana Toraja telah melakukan upaya hukum untuk memberantas praktek perjuadian tersebut.

Di awali dengan penggrebekan di beberapa tempat perjudian sabung ayam yang masih terjadi di wilayah hukum Polres Tana Toraja dan dari penggrebekan tersebut,anggota Polres Tana Toraja telah melakukan penggrebekan lokasi judi sabung ayam di 3(Tiga) tempat pada lokasi yang berbeda.
Yakni;
1.Penggrebekan  kasus perjudian sabung ayam di Tonglo, Kel.Tonglo Kec.Rantetayo Kab.Tana Toraja dengan mengamankan 5 (Lima) orng yang di duga melakukan perjudian tersebut serta barang bukti berupa

29 biji taji yang berada dalam dua dompet/tas,
2 biji tas taji yang masing masing merk POLO dan EIGER.
2 buah dompet taji.
1 buah batu asa untuk taji
5 gulung benang pengikat taji, 1 gulung isolasi hitam
uang tunai sebesar 960.000 yang di amankan dari masing- masing pelaku terduga, serta
1 ekor ayam bulu bakka (bulu putih kekuningan dan berkaki kuning yang di amankan di TKP.

Kemudian ada juga kasus perjudian sabung ayam di Bebo, Kel.Bebo Kec.Sangalla’ Utara.
Dari penggrebekan polisi di amankan 6 orang yang di duga melakukan perjudian beserta barang bukti yang di temukan di lokasi perjudian sabung ayam

Dari ke 6 orang yang di amankan tersebut di lakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah mereka terlibat langsung atau hanya numpang lewat saat diadakan penggrebekan.

Ke 6 orang itupun kemudian dilakukan gelar perkara dengan kesimpulan bahwa dari ke 6 orang  itu yakni;
Inisial YB,Inisial SNR,Inisial DDP,Inisial EK,Inisial PL dan Inisial H. di ketahui ada 2 orang yang cukup bukti.

YB,umur 21 tahun pekerjaan Mahasiswa alamat Saluallo, Lem.Saluallo.Kec.Sangalla’ Utara. Kab.Tana Toraja.dan kemudian SNR umur 33 tahun pekerjaan Wirasuasta alamat Bebo’.Kel.Bebo’ Kec.Sangalla’ Utara.Kab.Tana Toraja.

Ke empat orang lainnya hanya dijadikan sebagai saksi, dan barang bukti yang disita polisi akan di jadikan barang bukti pada sidang perkara.

Selain didaerah Tonglo dan Bebo, diadakan juga penggrebekan di Padokko.Lem. Maroson Kec.Kurra Kab.Tana Toraja.

Dari hasil  penggrebekan telah berhasil diamankan 8 orang serta barang bukti yang di temukan petugas di lokasi.

5 diantara 8 orang yang diciduk polisi dapat dijerat hukum kerena padanya ditemukan barang bukti kuat sebagai pejudi sabung ayam Yakni:

YT umur 50tahun,PS 29 tahun,YS 41 tahun,

YP 52 tahun,dan AL 39 tahun.

Dan ke tiga orang lainnya hanya akan di jadikan sebagai saksi karena padanya tidak terindikasi sebagai pejudi, hanya saja pada saat diadakan penggrebekan mereka bertiga ada dilokasi. (Asry)

News Feed