Lepongannews.com-Tana Toraja– Gadis Anugrah Anggun Bandaso (15) asal Tokesan, Sangalla Selatan yang ponis hilang terbawa arus sungai pada Senin (17/04/2023) lalu, akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal.
Selama empat hari pencarian oleh tim gabungan SAR dengan bersusa payah menyisir sepanjang pinggiran sungai, akhirnya mayat Anggun ditemukan sudah dalam keadaan meninggal Kamis (20/04/2023) pagi.
“Usaha Penemuan mayat gadis Anggun oleh tim gabungan KPA Anak Rimba Toraja (ART), SAR Lakipadada serta Tunas Muda, bisa menemui hasil saat mayat Anggun ditemukan tersangkut di aliran air sungai sekitar pukul 10.00 Wita,” kata warga kepada media ini, yang juga adalah keluarga korban saat akan diangkat dari sungai.
Korban ditemukan tersangkut pada dahan pohon di sungai, yang saat ditemukan arus aliran sungai masi deras, namun dengan usaha yang gigih dari tim SAR, Korban dapat diangkut dari sungai kemudian dibawa ke puskesmas terdekat.
Sebelum dinyatakan hilang terbawa air, korban sempat terlihat oleh Ibunya sedang melintas hendak menuju ke rumahnya, Kemudian kurang lebih 15 menit, ibu korban menyusul ke rumah, namun tidak menemukan korban berada dalam rumah.
Orang tua korban jadi panik lalu mencari di sekitar rumah namun korban anggun tidak juga ditemui ditempat itu, sehingga ibunya memberitahu warga sekitar bahwa anaknya Anggun (korban) telah hilang.
Warga sekitar yang mendengar berita itu segera mencari korban disekitar area sungai yang ada dikampung tersebut.
Setelah mencari beberapa saat korban pun tidak ditemukan oleh masyarakat, dan akhirnya kejadian itu dilaporkan masyarakat ke pihak yang berwajib, dan tim SAR pun turun menangani kejadian itu.
Korban Anggun yang sudah ditemukan itu diketahui mengidap kelainan jiwa,Sudah hampir setahun sejak tahun 2022 lalu. Ungkap salah seorang keluarga saat korban ditemukan (Robert) (*)
Komentar