oleh

BPS Sepakat Membuat MOU Dengan KPPN Makale

Lepongan News8.com-Dalam era disrupsi teknologi saat ini, keandalan data sangat mutlak dibutuhkan dalam pengambilan keputusan-keputusan strategis terutama terkait pengelolaan keuangan negara.

Menyikapi hal tersebut Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Makale, Susilo Tri Anggono pada hari Rabu tanggal 15 September 2021 bertempat di Aula KPPN Makale menyelenggarakan acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara KPPN Makale dengan Pihak Badan Pusat Statistik (BPS).

Pada kesempatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Tana Toraja, Lukitoningtyas dan Kepala BPS Kabupaten Toraja Utara, Joni Matasik beserta masing-masing tim.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pertukaran data statistik keuangan pemerintah dan indikator makro ekonomi. Kedua belah Pihak sepakat untuk berkomitmen dalam penyediaan data keuangan pemerintah dan Data Indikator Makro.

Perjanjian Kerja Sama ini ditandatangani oleh Kepala KPPN dengan Kepala BPS Kab Tana Toraja dan BPS Kab Toraja Utara. Dengan sebelumnya telah dilakukan koordinasi pembahasan terkait teknis detail data yang diperlukan oleh masing-masing pihak. Dengan Sinergi yang selama ini telah terjalin baik antara KPPN dengan para mitra kerja memudahkan koordinasi sehingga memperlancar proses pelaksanan kegiatan ini.

Perjanjian Kerja Sama ini merupakan wujud dukungan KPPN Makale kepada Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Selatan sebagai instansi vertikal dibawahnya dalam penajaman fungsi sebagai Regional Chief Economist di daerah. khususnya dalam rangka meningkatkan kualitas data statistik keuangan pemerintah dan indikator makro dalam penyusunan Kajian Fiskal Regional (KFR) oleh Kanwil DJPb Prov. Sulawesi Selatan.

Penyediaan informasi indikator makro dari BPS sangat penting untuk penyusunan kerangka ekonomi makro yang menjadi dasar penyusunan kebijakan fiskal/APBN serta sebagai alat analisis dan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana kebijakan fiskal pemerintah telah sesuai dengan tujuan makro ekonomi yang telah ditetapkan, terlebih di Negeri kita tercinta ini dilanda wabah pandemi COVID-19 memberikan dampak yang luas bagi perekonomian.

Kebijakan fiskal yang telah dilakukan pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19 apakah telah memberikan dampak signifikan terhadap indikator makro ekonomi. Untuk itu diperlukannya data untuk mempermudah dalam melakukan analisis suatu kajian.

Dengan data tersebut, kedepannya KPPN Makale dapat menyusun suatu laporan perkembangan fiskal dan ekonomi daerah yang mencakup daerah di wilayah kerja KPPN dalam suatu laporan Mini KFR, sehingga kajian dimaksud dapat memberikan manfaat bagi pemangku kepentingan di daerah Toraja.

Dengan Kajian Fiskal Regional ini diharapkan dapat menjelaskan kebijakan fiskal dalam melihat bagaimana dampak APBN di daerah dan memberikan insight kepada masyarakat bahwa uang Negara/Belanja Negara bertujuan untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat untuk keselamatan dan kesejahteraan rakyat. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed