Harus Ada Inovasi di Sekolah pada Sertijab Kepala UPT, Kadis Dikbud Luwu Utara Bilang Ini
Lepongannews, Luwu Utara – Dinas Pendidikan Kebudayaan Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel) telah melakukan rotasi dan promosi kepada sejumlah Kepala Unit Pengelolah Teknis (UPT) untuk tingkat SMP dan SD, di Ruang Dinas Pendidikan Kebudayaan, tiga hari lalu.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud) pada media ini, Sabtu (7/1/2023) bahwa, adapun sertijab itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Penugasan
terhadap Kepala UPT SMP, SD dan 5 Kepala Korwil di lingkungan Disdikbud Lutra sebagai Kepala UPT tingkat SD dan SMP serta Kepala Korwil dalam rangka rotasi serta promosi jabatan.
Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Kabupaten Luwu Utara, Jasrum mengatakan, pengangkatan
Kepala UPT dan Kepala Korwil telah dilakukan melalui berbagai kriteria dan penilaian.
“Tentunya kita melakukan rotasi dan promosi secara objektif dengan kriteria sejauh mana integritas, kreatifitas, inovasi, dan lainnya. Para Kepala UPT dan Korwil diminta untuk bagaimana secara konsisten bisa melaksanakan 7 srategi komplementer pembelajaran,” sebut Jasrum.
Jasrum menambahkan, salah satu yang di rotasi dan di promosikan diantaranya adalah Jusman, S.Pd, M.Pd dari Samsahril, S.Pd hasil rotasi atau Kepala UPT definitif di satu sekolah sehingga sifatnya berpindah-pindah.
Saya berikan tantangan kepada para Kepala UPT SD dan SMP serta kepala wilayah yang telah diserahterimakan supaya membuat inovasi atau hal baru yang belum pernah dilakukan oleh Kepala UPT sebelumnya.
“Saya tantang ada inovasi di setiap sekolah, yang menjadi pembeda dimana tujuannya untuk mempermudah dan menguntungkan dalam pembelajaran. Banyak cara untuk melakukan itu, terlebih lagi sesudah pandemi tantangan mengajar akan semakin kompleks dan berat. Dan saya minta para Kepala UPT harus bisa menggerakan segala potensi yang dimiliki sekolah,” harap Jasrum.
Kadis Dikbud memastikan, jika rotasi atau mutasi promosi yang dilakukan dilingkungan Disdik Luwu Utara tidak ada jual beli jabatan.
“Kalau ada jual beli jabatan, silahkan bapa atau ibu lapor ke saya secara langsung,” tegasnya. (Megasari/Yus)
Komentar