oleh

Marthina Simon Ketua PMTI Luwu Utara, Hadiri Misa Pertama Pastor Baru Antonius Obe Haryon, MSC

LEPONGANNEWS, LUWU UTARA – Gereja Katolik Paroki Sitti Maryam Saluampak Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena Imam baru putra Gereja Katolik Paroki Sitti Maryam Saluampak bernama Pastor (Imam) Antonius Obe Haryon, MSC memimpin Misa perdana di Saluampak tempat kelahirannya, dimana Ryon panggilan akrabnya bertumbuh dan dibesarkan sebelumnya bersama keluarga, Sabtu (14/5/2022).

Pada pelaksanaan Misa tersebut dihadiri Ketua Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Kabupaten Luwu Utara, Ir. Marthina Simon, M.Si didampingi Ketua PMTI Kecamatan Sabbang Selatan, Lukas Anden serta beberaoa pengurus lainnya.

Usai Misa Perdana, ditemui media ini Marthina mengucapkan selamat kepada Pastor Haryon karena telah ditahbiskan menjadi Imam dalam Gereja Katolik.

“Sungguh merupakan suka cita yang luar biasa, karena keberhasilan Romo/Pastor yang telah berhasil menjadi Imam, kita bersyukur dia mampu menjalani dari calon Imam menjadi seorang Imam. Kiranya Romo Ryon diberikan kesehatan, kekuatan, perlindungan dari Tuhan Yesus di dalam menjalani tugasnya sebagai penggembala umat,” sebut Ketua PMTI Luwu Utara.

Marthina juga mengucapkan selamat kepada keluarga dari Pastor Ryon karena Tuhan Yesus telah memberi berkat kepada keluarga dengan dari salah satu keluarga bisa menjadi Imam. Kami keluarga besar PMTI Lutra mengajak seluruh umat Katolik untuk mendukung segala kegiatan aktivitas pelayan Pastor Ryon.

Ketua PMTI Lutra, berharap juga ke depan semoga diantara muda-mudi terlahir Imam-Imam baru dan Biarawan/Biarawati di Paroki Sitti Maryam Saluampak.

Pantauan wartawan media ini yang melakukan peliputan di lapangan, hadir Bupati Luwu Utara Hj. Indah Putri Indriani, Camat Sabbang Syahruddin, Anggota Legislatif Lutra Paulus Palino, beberapa Kepala Desa serta nampak pula anggota Polsek Sabbang mengatur mpbil di jalan raya yang dipimpin Kapolsek Sabbang Iptu Gustan, serta tokoh umat Katolik, dan tokoh masyarakat Desa Pompaniki dan Saluampak, serta seluruh umat Rukun dan Stasi Gereja Katolik Paroki Sitti Maryam Saluampak.

Turut hadir juga beberapa undangan jemaat Gereja tetangga yang berada di wilayah Desa Pompaniki dan Desa Saluampak. Kegiatan Misa ini berjalan dengan baik dan sukses serta mematuhi protokoler kesehatan dengan menggunakan masker. (megasari).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed