oleh

SATRESNARKOBA POLRES TANA TORAJA BERHASIL AMANKAN 4 ORANG PELAKU NARKOBA

-News-15 views

Lepongannews.com. Tana Toraja – Satresnarkoba Polres Tana Toraja, Polda Sulsel berhasil mengamankan 4 (empat) orang terduga pelaku tindak pidana Narkotika di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara yang kedapatan memiliki dan menyimpan narkotika jenis sabu pada Rabu (28/01/2026) yang lalu.

Operasi yang dilaksanakan selama 2 hari yang di pimpin langsung oleh Kasat Reserse Narkoba Iptu Arlin Allo Layuk bersama personilnya sehingga berhasil mengamankan 4 (empat) orang terduga pelaku dengan inisial MJ (25), D (35), AD (26) dan ET (41), bersama sejumlah barang bukti (BB).

Kapolres Tana Toraja AKBP Budi Hermawan, mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan peredaran Narkotika jenis sabu dengan mengamankan 4 (empat) orang dan sejumlah barang bukti.

“Kerja keras dan serangkaian penyelidikan yang dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Tana Toraja sehingga berhasil mengamankan 4 (empat) orang terduga pelaku penyalahgunaan peredaran narkotika jenis sabu,” jelas Kapolres Tana Toraja, saat dikonfirmasi, Jumat (30/1/2026).

Lanjut Budi menjelaskan tentang kronologi pengungkapan kasus tersebut, penangkapan ini dilakukan setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan menangkap terduga pelaku berikut barang bukti di Makale Kabupaten Tana Toraja dan kemudian dikembangkan ke Rantepao Kabupaten Toraja Utara.

“Kini ke 4 (empat) terduga pelaku beserta barang bukti berupa 2 (dua) sachet di duga berisi narkotika jenis sabu, 6 (enam) buah timbangan elektronik, 1 (satu) set alat isap (bong), 3 (tiga) buah handphone, 5 (lima) ball sachet plastic klip bening, 4 (empat) potongan pipet, 1 (satu) buah korek dan uang tunai Rp. 400.000 telah diamankan di Polres Tana Toraja guna proses penyidikan ” terang Kapolres.

Tambah Kapolres, barang bukti yang telah diamankan selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan pada unit labfor di Makassar untuk menentukan jenis maupun beratnya.

Ditempat yang sama juga Kasat Reserse Narkoba Iptu Arlin Allolayuk menegaskan bahwa apabila terbukti para terduga pelaku dapat di jerat pasal pasal 114 ayat (1) atau ayat (2) Undang – Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara.( * )

Penulis : Fred. Sampebua’

Komentar