Lepongannews.com-, Sulawesi Selatan – Ketua Bawaslu Kota Makassar Dede Arwinsyah mengingatkan kepala daerah agar tidak menjadi ketua tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden pada tahap Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

”Aturannya, kepala daerah, gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota, dilarang menjadi ketua tim pemenangan,” sebut Dede seperti dilansir dari Antara di Makassar, baru- baru ini, Rabu (25/10/2024).
Danny Pimanto, Walikota Makassar mengatakan daripada bermasalah saya Legowo memberikan kepada kaum millenial atau generasi Z sebagai Ketua TPD Ganjar Mahfud Sulawesi Selatan dan masih menjadi dewan pakar untuk TPD Ganjar Mahfud.
Dia patuh dan taat, aturan tersebut tertuang dalam pasal 64 Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu.
” Mengenai dengan sanksi apabila ada kepala daerah yang menjadi ketua tim pemenangan capres dan cawapres, dia enggan merinci. Namun, Dede Arwinsyah menyatakan, setiap aturan ada sanksi yang diatur apabila terjadi pelanggaran.
”Saya tidak bisa berandai-andai sanksinya seperti apa, yang jelas, di situ (aturan) jelas mengatur kepala daerah dilarang menjadi ketua tim pemenangan,” ujar Dede Arwinsyah.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) didaulat sebagai Ketua Tim Pemenangan Bakal Capres Ganjar Pranowo saat rapat tertutup bersama koalisi parpol pengusung di kediaman pribadinya Jalan Amrirullah Makassar pada Kamis (5/10/2023) lalu.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah pimpinan parpol daerah Sulsel seperti dari PDI Perjuangan sebagai inisiator, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD)PW PDI Perjuangan Sulawesi Selatan, Ridwan Wittiri usai pertemuan menyampaikan, Danny Pomanto dinilai layak menjadi ketua tim pemenangan serta memiliki rekam jejak yang mumpuni. Selanjutnya akan dikukuhkan menjadi ketua tim pemenangan Ganjar Pranowo untuk wilayah Sulawesi Selatan.
” Walikota Makassar mengungkapjan bahwa, saat ini generasi Z atau millenial menjadi lumbung suara terbesar di Indonesia, secara nasional 54 persen suara. Jadi ini pertarungan antargenerasi, secara politis teman-teman pahsmi dan mengerti, bahwa tim pemenangan daerah Sulsel Ganjar-Mahfud sangat legowo untuk mempersilahkam generasi untuk berpartisipasi dalam politik termasuk Ketua TPD Ganjar-Mahfud di Sulsel untuk mengisi posisi saya,” terang Walikota Makassar.
Pewarta: Yustus











Komentar