oleh

Swab Antigen Cepat Diketahui daripada Swab test PCR, Didatangkan di LUTRA 15.000

 

LUTRA, LEPONGANNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mendatangkan alat rapid test antigen atau swab antigen sebanyak 15.000 untuk mendeteksi lebih cepat seseorang terpapar Corona Virus atau tidak.

Mengingat hasil swab test melalui uji PCR yang selama ini dilakukan memakan waktu yang terlalu lama. Bahkan lamanya bisa mencapai 5-10 hari karena banyaknya kasus Corona Virus di seluruh daerah akhir-akhir ini. Kedatangan rapid test antigen ini, diharap bisa mempercepat upaya Pemerintah Daerah ( Pemda) memasifkan tracing, testing dan treatment.

Hal ini sekaligus akan mempercepat memutus rantai penularan Virus Corona, meningkatkan angka kesembuhan, dan mengurangi penularan virus ini.

“Dalam waktu dekat, kita akan kedatangan alat rapid antigen sebanyak 15.000. Ini kita datangkan karena kalau tes PCR antriannya panjang sekali. Hasilnya pun harus menunggu 5-10 hari baru keluar,” kata Bupati Lutra Indah Putri Indriani, Selasa 12 Januari 2021.

Ia menyebutkan, tingkat akurasi rapid antigen mencapai 90%, sehingga seseorang yang dinyatakan positif langsung diarahkan untuk isolasi mandiri.

“Begitu hasilnya keluar, dan positif, maka kita minta untuk segera isolasi mandiri,” tegasnya.

Untuk itu, Indah berharap rapid antigen ini bisa digunakan semaksimalkan mungkin kepada para aparat atau pemberi layanan agar kasus Corona Virus cepat ditemukan untuk kemudian ditangani melalui kegiatan testing, tracing dan treatment.

“Saya minta kita semua dirapid antigen. Jangan takut. Lebih baik cepat kita tahu. Cara kerja rapid antigen ini sama seperti swab test juga. Malah hasilnya bisa lebih sepat diketahui, 1-2 jam saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Lutra Muslim Muhtar, membenarkan adanya 15.000 alat rapid antigen yang dalam waktu dekat akan tiba di Masamba, Lutra.

“Insya Allah, hari ini tiba di Makassar. Jadi kemungkinan, dua atau tiga hari sudah tiba di Masamba, untuk kemudian kita gunakan untuk keperluan testing yang hasilnya tentu lebih cepat diketahui, ketimbang harus melakukan swab test melalui uji PCR,” tandas Muslim Muhtar. (yus)

News Feed