Lepongan news -Toraja Utara – Pendidikan karakter dapat dimaknai sebagai pendidikan moral atau budi pekerti untuk mengembangkan kemampuan seseorang untuk berperilaku yang baik dalam kehidupan sehari-harinya (Salahudin & Alkrienciechie, 2013:42). Sebagai implementasi kebijakan peraturan presiden tentang penguatan pendidikan karakter di berbagai instansi dan menyeluruh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara maka sebagai pendidik dan pemimpin sekolah wajib berperan serta dalam mewujudkan anak bangsa yang berkarakter.

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) adalah gerakan pendidikan disekolah untuk memperkuat karakter siswa, melalui harmonisasi, olah hati (Etik), olah rasa (Estetis), olah pikir (literasi) dan olahraga (kinestetik) hal tersebut dikemukakan Kepala Sekolah SMPN 1 Sanggalangi Aris Lington, saat ditemui diruang kerjanya, kamis 12 mei 2022.
Menurut Aris Penguatan Pendidikan Karakter ini akan berhasil jika dilakukan perlibatan publik dan kerjasama antar sekolah, keluarga dan masyarakat.
“Hal ini merupakan salah satu program utama yg akan dilaksanakan di SMPN 1 Nanggala. Selain penguatan karakter peserta didik, Aris menyebut bahwa sarana dan prasarana pendukung proses belajar mengajar disekolah yg dipimpinnya itu, belum memadai, terutama menyangkut media IT maupun ruangan TIK,”ungkap nya.

Dikatakannya berbicara tentang penampilan, sekolah ini menurutnya sudah bagus, namun penanganan proses managament terutama menyangkut disiplin guru harus terus digenjot.

Selain itu lanjut Aris, bahwa tingkat keberanian siswa dalam berkomunikasi juga dinilai, masih sangat rendah makanya perlu segera dilakukan edukasi kepada mereka untuk bisa lebih inovatif, kreatif dalam segala hal dibidang pendidikan.
“Dalam hubungan itu pihaknya akan menggandeng organisasi kewartawanan untuk membangun kemitraan dibidang penulisan berita teknik wawancara dll yg berhubungan dengan komunikasi publik,”ujarnya.
Dan sebagai kepala Sekolah Ia bertekad untuk meningktkan program pembinaan dibidang Akedemik dan prestasi2 Bina Bakat, sehingga SMPN 1 SANGGALANGI kelak akan bisa bersaing dengan sekolah sekolah yang sudah maju.
Mengakhiri penjelasannya Aris juga berharap ke Pemda Torut agar DAK fisik yg di alokasikann pusat ke sekolah ini jangan lagi dialihkan kesekolah lain. Singkatnya (*)











Komentar