Lepongan News, Rantepao.- Perayaan HUT Gereja Toraja ke 79 mulai digelar, Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja yang juga Panitia 79 telah mempersiapkan segala prioritas dengan berbagai program kegiatan yang berlangsung dari tanggal 8 sampai 29 Maret 2026.
Perayaan HUT Gereja Toraja tahun ini berbeda dengan sebelumnya.Tahun ini HUT mengusung tema “Toraja Mengajar”, yang difokuskan pada penguatan pendidikan dan pelayanan hingga sampai ke pelosok wilayah Toraja.
Panitia HUT 79 Anugrah Yaya Rundupadang kepada Wartawan mengatakan, bahwa persiapan semua kegiatan akan berjalan dengan baik, termasuk para CEO sudah berada di Toraja untuk mempersiapkan diri dalam kegiatan yang akan dibawakan pada hari pertama hingga puncaknya nanti, kata Anugrah Sabtu, (7/3/2026).
Tambah Anugrah, panitia terus berkordinasi dari persiapan hingga hari ha atas persiapan para CEO yang ambil bagian dalam kegiatan Toraja Mengajar. Sebelumnya juga telah dipaparkan inti dari tema Toraja Mengajar dalam konferensi pers di Kantor BPS Gereja Toraja di Tongkonan Sangulele, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara yang dipimpin ketua Panitia dan anggota.
Perayaan tahun ini dipusatkan di dua kabupaten, yakni Tana Toraja dan Toraja Utara, dengan menghadirkan konsep pelayanan edukatif bagi masyarakat luas, ujar Anugrah yang disapa Yaya.
Sementara itu Pdt. Jhon Adi Palimbong, mengatakan tema “Toraja Mengajar” lahir dari diskusi sederhana yang memiliki makna mendalam.
“Ini bukan sekedar untuk Gereja Toraja, namun untuk masyarakat Toraja secara umum yang sejalan dengan semangat pembangunan jemaat, kita dipanggil untuk mengajar dan menghadirkan pendidikan sebagai prioritas,” ujarnya.
Dipuncak perayaan akan digelar Ibadah Syukur di Tongkonan Sangulele, dan akan dihadiri sejumlah tokoh penting akan hadir, antara lain Chief Executive Officer (CEO) empat orang dari Jakarta, para profesor, kepala daerah, tokoh Toraja, serta ratusan relawan dari berbagai profesi.
CEO yang hadir untuk suksesnya kegiatan HUT 79 tahun Gereja Toraja, Wamen Pendidikan akan membawakan Sains, dan Teknologi, Stella Christie juga dijadwalkan hadir sebagai pembicara. Selain itu, turut diundang dalam rangkaian kegiatan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.
Lanjut Pendeta, “HUT kali ini lebih fokus pada mengajar, kita hadir bagaimana memberi inspirasi dan menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.
Titik lokasi yang akan menjadi pusat kegiatan, diantaranya Expo di Alun-alun Rantepao, Kecamatan Tallunglipu, serta wilayah Makale, Simbuang, dan Mappak di Tana Toraja.
Kegiatan ini dapat mengubah perspektif generasi muda agar tidak hanya mengenal budaya seperti tedong (kerbau) petarung, tetapi juga memperluas wawasan dan kecintaan terhadap dunia pendidikan dan dapat menjadi harapan kita semua.
Dengan adanya kegiatan ini, dapat membangkitkan kembali semangat belajar generasi mudah dengan memperluas ruang dialog pendidikan, serta mendorong peran serta orang tua dalam membangun budaya literasi, terang panitia.(her).







Komentar