Lepongan news.Toraja Utara – Staff Ahli Bidang Ekonomi Dan Pembangunan kabupaten Toraja Utara, Drs. Yonatan Manturino, di dampingi Ketua Komisi III DPRD Toraja Utara JK. Tondok, Kepala dinas PUPR, Paulus Tandung, Pimpinan Dinas Terkait serta Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Toraja Utara, membuka secara resmi rapat Forum OPD Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang kabupaten Toraja Utara yang di rangkaikan dengan acara konsultasi publik Program Hibah Jalan Daerah Provinsi Sulawesi Tahun 2022 di aula gedung dinas PUPR kantar Panga, Senin (21/03/2022) Pagi.
Guna memaparkan program Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), yang didalamnya memuat Rancangan Kerangka Ekonomi Daerah, Prioritas Pembangunan Daerah, serta Issue Strategis. Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Toraja Utara gelar Forum OPD. Forum OPD merupakan forum pemangku kepentingan untuk membahas usulan program kegiatan prioritas hasil dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan dengan rancangan Rencana Kerja (Renja) masing-masing OPD, Forum OPD juga merupakan agenda langkah tahapan dari Musyawah Rencana Pembangunan Kabupaten.
Dalam arahannya, Mewakili Bupati, Staf Ahli Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Toraja Utara, Yonatan Manturino menyampaikan bahwa Forum OPD tersebut diwajibkan kepada seluruh OPD untuk menetapkan kerangka kerja atau mapping kerja tahun ke 1, tahun ke 2, hingga tahun ke 5. Target kerjanya seperti apa, capaian kinerja harus selalu ada, dan juga dapat dirasakan oleh masyarakat secara nyata. Program masing-masing OPD perlu terus secara signifikan meningkat dari waktu ke waktu. Kegiatan yang kita laksanakan ini merupakan langkah terpadu dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Toraja Utara dalam rangka memperkuat kapasitas perencanaan pembangunan, sehingga dapat terarah, terkendali dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Senada dengan Kadis PUPR Traja Utara- Paulus Tandung mengatakan bahwa kebijakan Pemkab masih difokuskan pada Infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi Kerakyatan. Kepada seluruh kepala OPD, Kami mengajak untuk membangun komitmen bersama dalam rangka peningkatan pelayanan, seluruh program yang ada di Pemerintah Pusat kemudian Pemerintah Provinsi hingga kepada Pemerintah Daerah kemudian turun ke Tingkat Kecamatan dan Kelurahan serta Lembang, keseluruhannya harus sinkron dan sinergis sehingga pada akhirnya nanti outputnya yang dihasilkan dapat berkualitas.
Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Toraja Utara, JK. Tondok menjelaskan bahwa jajaran DPRD Kabupaten Toraja Utara sangat apresiasi atas terselengaranya kegiatan ini, dengan harapan bahwa setelah kegiatan tersebut hasilnya dapat dijadikan pedoman untuk menyusun rencana Pembangunan agar lebih terarah, tepat sasaran, tepat waktu dan dapat bersinergis baik antar sektor maupun wilayah, guna menselaraskan pembangunan. DPRD juga wajib memberikan masukan melalui penjaringan aspirasi masyarakat yang dikenal dengan pokok-pokok pikiran, aspirasi masyarakat juga pelaksanaaanya tertuang dan diamanatkan melalui PP Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan DPRD. Pokok pikiran DPRD yang dihasilkan dari aspirasi masyarakat dapat terakomodasi bersamaan dengan program kegiatan eksekutif dalam hal ini Pemerintah Daerah yang tersusun dalam kegiatan Musrenbang jadi timbul kesan harmonisasi antara legislatif dan eksekutif terjalin baik.
Dalam laporannya Mewakili Kepala Bappeda, Yohanis Bara Loting menyampaikan, bahwa dasar pelaksanaan ini ialah UU Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan , tujuan digelarnya Forum OPD untuk mensinkronkan kegiatan pembangunan dari berbagai kegiatan Kecamatan dengan Rancangan Rencana Kerja Satuan Perangkat Daerah (Renja OPD), kunci Yohanis Barak Loting ( Fred )











Komentar