Lepongannews.com-Toraja – Peternak babi binaan Tempat Pelayanan (TP) Mengkendek Credit Union Sauan Sibarrung(CUSS) di Tana Toraja (Tator) Sulawesi Selatan (Sulsel) didorong untuk mulai mengoptimalkan penggunaan pakan fermentasi dan Jamu, dalam upaya meningkatkan produktivitas, kesehatan dan mencegah penyakit virus babi.
Dimana selama ini pertumbuhan ternak belum optimal karena faktor pakan yang diberikan belum sesuai dengan standar kualitas yang baik dan dalam pemberiannya belum memenuhi kebutuhan ternak.

“Peternak memberikan pakan untuk babi berupa batang pisang (gedebong), daun-daunan berupa talas, ketela rambat, ketela pohon yang dipotong-potong terlebih dahulu lalu direbus dan setelah dingin baru dicampur dedak padi atau dedak jagung, polard, kosentrat selanjutnya diberikan ke ternak babi sebanyak 2 kali sehari,” sebut Ketua Kelompok Ternak Babi Simon Bato’ didampingi Pande Hendrikus Eri dan Linus pada media ini via whatsapp, Kamis 28 Maret 2024.
Pembinaan kelompok ternak babi di kelompok Salukaboro Limbong yang diketuai Simon Bato’ dan beranggota 10 orang, dibina oleh dua pande peternakan yakni, pembuatan pakan fermentasi dan jamu untuk ternak babi.
Pande Hendrikus Eri mengatakan, jika hal ini dilakukan setiap hari dari mencari bahan pakan lalu direbus maka akan menyita waktu yang lama dan biaya yang lebih banyak serta kualitas pakannya juga belum bisa memenuhi standar kebutuhan” jelas pande dihadapan peternak babi dan stsf, komite dan staf yang sementara magang.
Menurutnya, guna memperbaiki kualitas pakan ternak babi dapat dilakukan dengan cara sederhana yakni, dengan memberikan sentuhan teknologi fermentasi. Melalui fermentasi dapat dibuat pakan yang efektif dan efisien sehingga membuat pakan bisa dibuat seminggu atau sebulan sekali. Proses fermentasi juga akan menghasilkan pakan ternak yang berkualitas dan bernutrisi tinggi serta kotoran babi tidak berbau, bisa langsung dipakai pupuk untuk tanaman.
Hendrikus mengakui bahwa, teknik pembuatan pakan ternak babi melalui metode fermentasi disosialisasikan kepada Kelompok Ternak Babi Salukaboro’ Limbong Kecamatan Gandang Batu Sillanan ( Gandasil), Kabupaten Tana Toraja (Tator) Sulswesi Selatan (Sulsel).
Ketua kelompok Simin Bato’ mengapresiasi kegiatan penyegaran kelompok sekaligus kami diajar membuat pakan fermentasi babi dari CUSS. Penyediaan pakan fermentasi bermanfaat bagi peternak karena hal ini bisa menekan biaya pakan dan dapat menyediakan pakan ternak yang lebih efektif dan efisien.
Peternak babi rumahan di Desa (Lembang) Buntu Limbong nantinya mampu meningkatkan pendapatannya dari usaha pertanian dan peternakannya walaupun dalam skala rumah tangga. Upaya ini pada akhirnya diharapkan dapat memberikan peningkatan pendapatan bagi anggota CUSS, sehingga kesejahteraan anggota menjadi lebih baik.
Pewarta: Mega/Yustus







Komentar