oleh

Komisi I DPRD Torut Rapat dengan Satgas Corona, Transparankan Realisasi Dana Corona Virus

LEPONGANNEWS, TORAJA UTARA – Dengan mulai menurunnya jumlah kasus pasien terkonfirmasi positif Corona Virus di Kabupaten Toraja Utara Sulawesi Selatan. Maka diadakan rapat di Gedung Paripurna DPRD Toraja Utara (Torut) oleh Komisi I bersama Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 untuk menyamakan persepsi tentang realisasi penggunaan dana corona virus, Kamis 23 September 2021.

Rapat tersebut dihadiri Ketua Komisi I DPRD Torut Herman Pabesak, meminta Pemerintah Kabupaten Toraja Utara untuk transparan dalam penggunaan dana corona virus tersebut.

” Dan tujuan dari rapat ini, untuk menciptakan satu kata dan persamaan persepsi mengenai serapan anggaran serta alurnya kemana, peruntukannya apa-apa saja,” sebut Ketua Komisi I DPRD Torut.

Juga dalam hal itu, supaya masyarakat di Bumi Pongtiku julukan Toraja Utara tahu penggunaan dana tersebut digunakan untuk hal apa. Sebab, dana percepatan penanggulangan Corona Virus di Torut sangat besar.

Dalam rapat tersebut, untuk mendengarkan penjelasan realisasi dari Kepala Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dirut RSUD Pongtiku dengan total anggaran keseluruhan corona sebesar Rp39.856,500.250, itu realisasi untuk 3 item mencapai Rp6.428.589.810 dan masih ada silpa Rp.33.427.910.440.

Hal ni kitabsama persepsi sebelum masuk dalam anggaran perubahan.

Didepan Komisi I, Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Torut Matius Sampe Lalong melapirkan secara rinci terkait realisasi dan evaluasi penggunaan dana corona tahun anggaran 2021.

Kepala BPKAD Toraja Utara menjelaskan secara detail dari total anggaran penggunaan dana corona sebesar Rp39.856.500.250 ini yakni, untuk RSUD Pongtiku dana digelontorkan BPKAD Torut sebesar Rp6.211.250.000,- realisasi keuangan per 22 September 2021 sebesar Rp1.500.836.515 dan sisanya Rp4.710.413.285 (24,16 persen).

Dan untuk Dinas Kesehatan Rp26.170.245.000 realisasinya per 22 September 2021 Rp3.451.831.195 dan ada sisanya Rp22.719.113.805 (13,19 persen).7

Sedang untuk BPBD Torut Rp6.611.105.250 dan realisasi per 22 September 2021 Rp.1.475.922.100 dan sisa Rp5.135.183.150 (22,32 persen).

Sekadar diketahui, hadir dalam kegiatan tersebut anggota Legislatif komisi I, Wakil Ketua DPRD Torut Calvyin Para’pak Tondok dan wakil dari setiap fraksi, Kepala Dinas Kesehatan Elizabeth R. Zakaria dan dr. Remen Taula’bi’ yang juga tim satgas corona virus di Bumi Pongtiku.(megasari)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed