oleh

Sawah 345,5 Hektare di Tiga Desa Terendam Luapan Banjir Rongkong, Petani Malangke Barat Terancam Gagal Panen

LEPONGANNEWS, LUTRA – 345,5 hektare sawah di wilayah kerja Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan di tiga Desa yakni, Desa Cenning, Wara dan Kalitata terancam gagal panen akibat banjir. Umur padi bervariasi antara 15 hari sampai 95 hari kini terendam luapan air banjir sungai Rongkong.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPP Malangke Barat, Ambo Tang, SP pada media ini, Senin 30 Agustus 2021 via whatsapp mengatakan, yah harapan petani di wilayah kerja kami seketika pupus. Lahan pertanian yang berada di pinggir jalan Desa Cenning, Wara dan Kalitata, itu berubah layaknya danau.

” Banjir dengan ketinggian 60-85 cm merendam tanaman padi para petani. Tanaman warga lain seperti sayur-sayuran, jeruk, dan kakao juga turut terendam banjir,” katanya.

Para petani mengatakan jika banjir tidak segera surut, maka tanaman mereka yang terendam banjir akan mati. Sehingga puso atau gagal panen pun harus mereka terima.

“Para petani terancam gagal panen kalau banjir seperti ini,” ujarnya lagi kepada wartawan media ini.

Banjir di Desa tiga desa tersebut kerap kali terjadi ketika musim penghujan tiba lantaran sungai Rongkong tak mampu menampung debit air banjir saat musim hujan.

“Sekitar 345,5 hektare lahan pertanian terendam banjir. Penyebabnya karena sungai yang tak mampu menampung debit air ketika musim penghujan. Memang Desa Cenning, Wara dan Kalitata ini langganan banjir ketika terjadi musim penghujan,” terang Ambo Tang, SP, seraya menambahkan bahwa, di Desa Cenning sebanyak 200,5 hektare padi direndam air banjir, di Desa Wara dan Kalitata hanya 20 hektare saja, namun tanaman lainnya terendam juga.

Sekadar diketahui Penyuluh Partanian Lapangan (PPL) yang bertugas di wilayah kerja BPP Malangke Barat yakni, Jumiati, SP melayani Desa Cenning dan Desa Pengkajoang, Ambottang, SP juga melayani Desa Wara dan Desa Kalitata, Nurafni, SP melayani 3 Desa yakni Desa Pao, Waetuo dan Arusu, sedang Februarini, SP melayani Desa Baku-Baku dan Polejiwa serta yang melayani Desa Pombakka dan Limbong Wara PPL nya bernama Maswan, SP. (megasari)

Komentar